For dalam bahasa C digunakan untuk mengeksekusi program didalam fungsi for selama beberapa kali(perulangan) dalam pemrograman mikrokontroler ATMega. berikut adalah format penulisan for:
for (expression1;expression2;expression3)
{
perintah 1;
perintah 2;
...
}
expression1 -> akan dikerjakan satu kali dalam program. expression1 akan menjadi semacam nilai awal dari for
expression2 -> sarat pengulangan. Jika sarat expression2 terpenuhi, program akan terus melakukan perulangan.
expression3 -> akan dikerjakan setiap akhir fungsi for. Biasanya expression3 digunakan untuk mengganti nilai variabel misal a++ atau a– -.
Berikut 2 contoh penulisan program for dalam pemrograman bahasa C mikrokontroler.
Contoh 1
...
while (1)
{
b=0;
for (a=0;a<5;a++)
{
b=b+1;
}
PORTC=b;
}
pembahasan 1:
b=0; = b diisi nilai 0
for (a=0;a<5;a++); = pengulangan for yang akan mengulang program sebanyak 5 kali.
b=b+1; = variabel b ditambah 1. perintah ini dilakukan berulang selama 5 kali, jadi nilai akhir b = 5
PORTC=b; = PORTC diisi b. sehingga PORTC berisi nilai 5, 5 dalam bilangan biner adalah 0b00000101.
Contoh 2
...
while (1)
{
PORTA=0;PORTB=0;PORTC=0;
for (a=0;a<4;a++)
{
PORTC=255;
delay_ms(300);
PORTC=0;
delay_ms(300);
}
for (a=0;a<4;a++)
{
PORTA=255;
delay_ms(300);
PORTA=0;
delay_ms(300);
}
for (a=0;a<5;a++)
{
PORTB=255;
delay_ms(300);
PORTB=0;
delay_ms(300);
}
}
}
pembahasan 2:
baris 6-12: akan menghasilkan PORTC berkedip 4 kali.
baris 14-20: akan menghasilkan PORTA berkedip 4 kali.
baris 22-28: akan menghasilkan PORTB berkedip 5 kali.
Dengan menggunakan fungsi for, dapat melakukan banyak penghematan dari menulis kode program.
